Meyakini Islam, Tentu Akan Menghargai Setiap Insan

Oleh: indah rahmawati
finalis esai kompetisi milenial islami 2018

Setiap insan di bumi, memiliki kepercayaan dan keyakinannya masing-masing. Ketika meyakini adalah perihal yang lebih dari sekedar mempercayai apa yang menjadi keyakinan kita. Maka, menghargai harus dilakukan setiap orang terhadap apapun yang menjadi pilihan mereka dalam menyakini keyakinannya. Selama tidak mengganggu kita, maka untuk apa kita mengganggu pihak lain. Sekalipun kita diganggu, rasanya itu bukan alasan yang tepat untuk membalasnya dengan perlakuan yang sama.

Bagiku, meyakini Islam sebagai agamaku adalah hal yang mutlak. Sama hal nya denganku, teman-teman yang beragama lain juga menganggap kepercayaannya terhadap agamanya adalah hal yang mutlak. Saling menghargai bisa dimulai dari diri sendiri. Ketika kita bisa menghargai diri sendiri, maka kita juga akan bisa menghargai orang lain. Kehidupan ini indah bila dijalani bersama, terlebih ketika kita menjalaninya dengan rukun dan saling menghargai.

Kita boleh mengatakan Islam adalah agama yang benar, namun bukan berarti kita harus mengatakan agama yang lain itu salah. Karena keputusan untuk beragama adalah urusan setiap individu dengan Tuhannya. Perbuatan memaksa orang lain harus dihindari karena bisa berdampak buruk pada kehidupan yang seharusnya berjalan damai. Terlebih jika pemaksaan tersebut ditambah dengan segala bentuk kekerasan, hal itu bukan menjadi sebuah solusi melainkan akan semakin memancing emosi. Sebagai generasi muda yang melek literasi tentu kita punya cara yang lebih baik dari ini. Misalnya saja dengan berdiskusi untuk tetap saling menghargai.

Kecintaan terhadap agama akan membawa kita menjadi pribadi yang lebih baik, juga lebih hangat. Karena pada dasarnya setiap agama mengajarkan kebaikan. Meskipun setiap agama memiliki cara yang berbeda-beda dalam mencapai dan beribadah kepada Tuhan. Namun tidak ada satu agamapun yang membenarkan permusuhan. Seperti yang harus dilakukan dalam kehidupan ini, sebelum bisa menghargai orang lain tugas utama kita adalah menghargai diri sendiri terlebih dahulu. Cara kita menghargai orang lain bisa menggambarkan bagaimana kita menghargai diri sendiri.

Perbedaan ada agar kita bisa saling memahami. Tuhan menciptakan banyak perbedaan di muka bumi ini. Karena menurutku keragaman ini adalah rahmat yang patut kita syukuri. Kita bisa tahu bahwa kita berbeda, karena kita tidak sama. Bagaimana bila semuanya sama, tidak ada sedikitpun perbedaan, mungkin kita tidak akan pernah tahu bagaimana keindahan dari keragaman itu bisa tercipta.

Dengan menerima setiap perbedaan serta menghargai segala keragaman artinya kita telah meyakini Islam sepenuh hati. Karena Islam sendiri mengajarkan kita untuk saling menghargai. Dalam firmannya saja Tuhan telah memberitahu kita bahwa tujuan Tuhan menciptakan segala perbedaan seperti adanya laki-laki dan perempuan, adanya berbagai bangsa dan berbagai suku adalah agar kita saling mengenal. Bukankah Islam selalu mengajarkan hal yang damai? Janji Tuhan kepada kita umatnya adalah orang yang paling mulia di antara kita di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa.

Sehingga jika kita meyakini Islam di dalam hati maka tentu ragamnya insan di bumi ini bukan lah sebuah masalah. Perbedaan diciptakan agar kita saling menghargai. Misalnya saja, hanya karena kita memiliki tubuh yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan, bukan berarti Tuhan tidak menyayangi kita. Ia telah ciptakan segala keindahan dengan caranya sendiri. Semuanya bisa terasa semakin nikmat jika kita mensyukurinya. Kadang hidup hanya perlu disyukuri, apapun yang kita dapati sudah seharusnya dinikmati saja. Hidup ini indah bila berjalan sesuai kehendak Tuhan.

Menurutku menghargai adalah suatu tindakan untuk menerima segala bentuk perbuatan dan keyakinan seseorang tanpa mengganggu atau memaksanya sedikitpun. Dengan menerima keputusan seorang teman untuk memilih keyakinannya sendiri sesuai dengan apa yang diyakini artinya kita telah menghargai keragaman. Sedangkan keragaman berarti tidak sama dan terdiri dari bermacam-macam hal.

Setiap insan di bumi ini adalah ciptaan Tuhan. Menghargainya berarti sama saja dengan kita sedang mengagungkan kekuasaannya. Tidak ada yang diciptakan dengan sia-sia, semuanya memiliki manfaat masing-masing. Begitu juga dengan keragaman yang Tuhan ciptakan di bumi ini, semua itu tentu ada fungsinya dan sesuai pada porsinya. Mari saling #meyakinimenghargai karena itu bisa menjadi kunci untuk tetap hidup rukun dan damai di muka bumi.

Foto: Karya M.Risyad Nur Hikmal ( Juara II Foto Kompetisi Milenial Islami 2018)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *