Indonesia sejak awal didirikannya merupakan sebuah harmoni dari berbagai keragaman suku bangsa, bahasa, budaya dan agama. Sayangnya, menurut Global Peace Index 2017 yang dikeluarkan oleh Institute for Economics and Peace pada bulan Juni lalu, posisi Indonesia melorot dari yang sebelumnya di peringkat 42 menjadi peringkat 52 dari 163 negara. Salah satu penyebab turunnya peringkat Indonesia menurut laporan tersebut adalah peningkatan teror politik, peningkatan jumlah konflik internal, serta peningkatan ketegangan antara penganut agama yang fundamentalis dengan kaum minoritas.

Poin terakhir dari hasil survei di atas hanya menegaskan realitas yang tengah terjadi di masyarakat Indonesia. Pemikiran dan perilaku fundamentalisme, ekstrimisme dan radikalisme dalam beragama telah mencederai nilai toleransi yang selama ini menjadi karakteristik utama masyarakat Indonesia.

Generasi muda kita yang sangat akrab dengan internet dan media sosial menjadi obyek yang mudah dipengaruhi dari berbagai pemikiran dan perilaku fundamentalisme, ekstrimisme dan radikalisme tersebut. Mereka yang tidak paham atau memiliki sedikit pengetahuan agama yang menyeluruh dapat dengan mudah terpengaruh; dari mulai meyakini kebenaran sebaran pemikiran fundamentaslisme, ekstrimisme dan radikalisme, kemudian beralih memilih untuk menyebarkannya kembali, kemudian menghayati kebenaran pemikiran tersebut, hingga kemudian memilih melakukan tindakan yang dalam bentuk verbal (hate speech) maupun fisik terhadap orang lain yang berbeda pandangan, berbeda suku, dan agama dengannya.

Beri Pemahaman Islam Yang Moderat

 Milenial Islami adalah bagian kecil untuk mencoba menjawab tantangan ini. Program ini dirancang untuk membantu generasi milenial usia 18-25 tahun atau mereka yang duduk di bangku SMA dan sederajat serta mahasiswa, untuk mendapatkan pengetahuan keislaman yang moderat dan sejuk serta mengedepankan nilai-nilai kebangsaan yang sejak lama menjadi fondasi bagi keutuhan Indonesia.

Program dilakukan baik secara online maupun offline. Secara online akan dilaksanakan kompetisi pembuatan video, blog, foto, komik dan meme sekaligus workshop bagi para finalis kompetisi ini. Selain itu, tim Milenial Islami juga memproduksi konten video, artikel dan meme bertemakan Islam yang moderat, sejuk dan bernuansa kebangsaan.

Sementara itu, secara offline, akan dilaksanakan roadshow ke sejumlah sekolah, kampus, pesantren atau masjid dengan tema yang sama dengan mengundang sejumlah narasumber; ustadz atau ulama yang memberikan pengetahuan mengenai islam yang moderat serta berdiskusi dengan peserta secara santai dan menyenangkan. Selain itu, pada kesempatan roadshow tersebut juga akan menghadirkan mantan aktivis jihadis yang telah menjalani program deradikalisasi.

Program Milenial Islami ini merupakan program yang dijalankan oleh yayasan Seribu Anak Bangsa Indonesia dengan dukungan penuh dari PPIM – UIN Jakarta dan CONVEY Indonesia yang memberikan dana hibah untuk melaksanakan program ini secara maksimal.

 

KONTAK MILENIAL ISLAMI

Email                                    : milenialislami@gmail.com

Facebook Page                    : Milenial Islami

Instagram                            : @milenialislami

Twitter                                 : @milenialislami